HELLO ^_^

Sabtu, 16 Juni 2012

Ruang Lingkup Ekonomi


PENDAHULUAN

Ø  Pengertian Ekonomi

Ekonomi adalah ilmu sosial yang menganalisis produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Ekonomi Istilah berasal dari Yunani Kuno οἰκονομία (oikonomia, “manajemen rumah tangga, administrasi”) dari οἶκος (oikos, “rumah”) + νόμος (nomos, “kebiasaan” atau “hukum”), maka “aturan rumah (hold) ” Politik ekonomi. adalah nama sebelumnya untuk subjek, tetapi ekonom di abad 19 yang terakhir menyarankan ‘ekonomi’ sebagai istilah yang lebih pendek untuk ‘ilmu ekonomi’ yang juga dihindari konotasi politik-kepentingan sempit dan sebagai mirip dalam bentuk untuk ‘matematika’, ‘etika’, dan sebagainya.
Fokus subjek adalah bagaimana agen-agen ekonomi berperilaku atau berinteraksi dan bagaimana ekonomi bekerja. Konsisten dengan hal ini, perbedaan buku teks utama adalah antara mikroekonomi dan makroekonomi. Ekonomi mikro meneliti perilaku elemen dasar dalam perekonomian, termasuk agen individu (seperti rumah tangga dan perusahaan atau sebagai pembeli dan penjual) dan pasar, dan interaksi mereka. Makroekonomi menganalisis seluruh perekonomian dan masalah mempengaruhinya, termasuk pengangguran, inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan moneter dan kebijakan fiskal.

PEMBAHASAN


Ø  Aspek yang erat hubungannya dengan metodologi dalam analisis ekonomi yaitu :
·         Masalah pokok ekonomi yang di hadapi setiap masyarakat, yaitu masalah kelangkaan atau kekurangan.
·         Jenis-jenis analisis ekonomi.
·         Ciri-ciri utama suatu teori ekonomi dan kegunaan teori ekonomi.
·         Bentuk-bentuk alat analisis yang digunakan pakar ekonomi dalam menerangkan teori ekonomi dan menganalisis berbagai peristiwa yang terjadi dalam perekonomian.
Dalam kehidupan sehari-hari setiap individu, perusahaan-perusahaan dan masyarakat secara keseluruhannya akan selalu menghadapi persoalan-persoalanyang bersifat ekonomi…”Apakah yang diartikan dengan kegiatan ekonomi?” Kegiatan ekonomi dapat didefinisikan sebagai kegiatan seseorang atau suatu perusahaan ataupun suatu masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa maupun mengkonsumsi (menggunakan) barang dan jasa tersebut.
Ø  Masalah dalam perekonomian antara lain :
a. Kekurangan atau Masalah kelangkaan
Masalah kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara  kebutuhan masyarakat dan faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat.
Faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barangyang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan.
b. Kebutuhan Masyarakat
Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimportdari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk:
• Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli.
• Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli.
Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif. Jenis-jenis Barang :
1.      Berdasarkan kepentingan barang tersebut dalam kehidupan manusia. Barang-barang tersebut dibedakan kepada barang inferior (contoh: ikan asin dan ubi kayu), barang esensial (contoh: beras, gula dan kopi), barang normal (contoh: baju dan buku) dan barang mewah (contoh: mobil dan emas).
2.       Berdasarkan cara penggunaan barang tersebut oleh masyarakat. Barang-barang tersebut dibedakan menjadi barang pribadi (contoh: makanan, pakaian dan mobil) dan barang publik (contoh: jalan raya, lampu lalu lintas dan mercu suar).

c. Faktor-faktor produksi
Yang dimaksudkan dengan faktor-faktor produksi adalah benda-benda yang disediakan oleh alam atau diciptakan oleh manusia yang dapat digunakan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa.
Faktor-faktor produksi yang tersedia dalam perekonomian dibedakan kepada empat jenis, yaitu:
1.      Tanah dan sumber alam, faktor produsi ini disediakan oleh alam. Faktor produksi ini meliputi tanah, barang tambang, hasil hutan dan sumber alam yang dapat dijadikan modal seperti air yang dibendung untuk irigasi atau untuk pembangkit tenaga listrik.
2.      Tenaga kerja, faktor produksi ini bukan saja jumlah buruh yang terdapat dalam perekonomian. Pengertian tenaga kerja meliputi keahlian dan keterampilan. Dari segi keahlian dan pendidikannya tenaga kerja dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu: tenaga kerja kasar, tenaga kerja terampil dan tenaga kerja terdidik.
3.      Modal, faktor produksi ini merupakan benda yang diciptakan oleh manusia dan digunakan untuk memproduksi barang-barang dan jasa-jasa yang dibutuhkan.
4.      Keahlian keusahawanan, faktor produksi ini berbentuk keahlian dan kemampuan pengusaha untuk mendirikan dan mengembangkan berbagai kegiatan usaha. Kealian keusahawanan meliputi kemahiran mengorganisasi ketiga sumber atau faktor produksi tersebut secara efektif dan efisien sehingga usahanya berhasil dan berkembang serta dapat menyediakan barang dan jasa untuk masyarakat.




SUMBER :
http://3rest.wordpress.com/2012/03/26/ruang-lingkup-ekonomi/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar